Sejarah Zionisme (5)

PERANG DUNIA I (1914-1917)

Teori yang diterapkan sebagaimana teori perpindahan hegemoni ke Amerika dari Inggris. Serta menimbulkan kekacauan dunia. Untuk mengeruk keuntungan ekonomi yang sebesar-besarnya. Dengan banyaknya peperangan, kebutuhan akan uang untuk mendanai peperangan semakin besar. Maka “Roth Schild” lah yang paling diuntungkan.

S T A L I N

Adapun Stalin mendapat dukungan “The Illuminati“. Kebengisan dan kediktatoran Stalin juga yang membantu program rahasia Freemasonry.

Komunisme dan Marxis lekat dengan Stalin. Sampai akhir hayatnya ia begitu getol menyebarkan mazhabnya tersebut. Rusia (Uni Soviet) telah berhasil ia merahkan. Bahkan dunia tak bisa mengelak dari pengaruh komunisme dan sosialisme ketika itu.

Stalin merancang beberapa ekspansi berikutnya, setelah berhasil di beberapa daerah di Soviet Selatan. Spanyol adalah sasaran ekspansif selanjutnya.

Pasca Perang Dunia I, kemakmuran ekonomi berpihak ke Inggris, Amerika Serikat, Kanada dan Australia. Sebagai pihak yang memetik kemenangan. Meski sesungguhnya embrator “Roth Schild” merupakan pihak yang paling diuntungkan.

Siasat politik dalam negeri dengan mengatasnamakan kebersamaan, Stalin membuat proyek sawah umum. Sayangnya program ini terlalu dipaksakan. Tak kurang dari 5 juta orang tewas karena berhadapan dengan hukum mati akibat pembangkangan mereka atau karena tak kuat melawan kelaparan. Hanya kediktatoran Stalin lah yang sanggup melakukannya.

Spanyol resmi dijadikan sasaran “The Illuminati”. Maka partai komunis disana diperkuat. Tiga pemimpin teras partai komunis ini (Morin, Sergis dan Nien) telah menamatkan studi komunisme dan revolusi di sebuah yayasan Lenin di Moskow. Khususnya Morin yang memiliki sejarah hidup penuh revolusi dan tantangan penjara serta pengasingan sejak usia muda.

Di luar dugaan, Morin cs berseberangan kebijakan dengan Stalin. Bahkan mereka menuduh Stalin hanya memperalat Marxisme demi nafsu ekspansi dan haus penindasan belaka. Stalin pun berang dan berusaha segera mengakhiri cerita mereka.

Pertikaian ini akhirnya membuka kedok komunisme sebenarnya. Bahwa ternyata revolusi Spanyol serta perang saudara di negeri itu adalah hasil dari konspirasi Komunisme dan tangan-tangan rahasia “The Illuminati“. Morin dan Sergis membuka mulut atas konspirasi ini.

SPANYOL

Tahun 1923-1936 Spanyol mirip Kanada saat itu. Sebagian penduduk berbahasa Inggris, sebagian lagi berbahasa Perancis. Adapun Spanyol, ada kelompok Basque yang memiliki adat dan bahasa tersendiri, berpegang teguh dengan agama katholik mereka. Basque berkeyakinan sebagaimana orang Kanada berbahasa Perancis bahwa kemerdekaan adalah hak mereka. Mereka ingin memisahkan diri.

Sementara itu sebagian besar rakyat Spanyol telah terpengaruh oleh gerakan komunisme yang didoktrinkan oleh Stalin dan para alumni Yayasan Lenin.

Perang Saudara di Spanyol mulai tahun 1936. Spanyol terbagi menjadi dua blok.

1. Kaum Loyalist yaitu semua kelompok kiri yang menginginkan Spanyol bergabung dengan USSR (Uni Soviet)

2. Kaum Nasionalist, yaitu mereka yang menginginkan liberalisme mutlak atas Spanyol meski dengan sistem diktator seperti Stalin. Seorang Jendral yang baru naik daun, Franco berada di blok ini.

Terpecahnya komunis menjadi dua golongan serta beberapa kelompok lain menelan korban jiwa tentu tak dapat dielakkan. Ribuan nyawa digadaikan. Sepertiga perwira Spanyol dibantai.

Obsesi kaum kiri yang bernafsu mendirikan Uni Soviet untuk memayungi dunia benar-benar menutupi naluri kemanusiaan. Yahudi bertepuk tangan. Tangan mereka tak perlu basah oleh darah. Mereka hanya memetik buah dari kekejaman anak buah Lenin dan Stalin itu.

Di samping itu, bukan hanya Stalin yang mendapat dukungan The Illuminati. Jerman pun diam-diam dipersenjatai oleh “Roth Schild” dan didekati wakil The Illuminati di Eropa.

Isu yang dicoba untuk disebarkan bahwa Jerman tidak akan kalah dalam Perang dunia I jika tidak ada pengkhianatan. Konspirasi AS,Perancis dan Inggrislah yang membuat mereka pasrah dengan keputusan “kalah” tersebut.

Prinsip inilah yang dijadikan orang-orang komunis untuk membangun kembali Jerman, menjadi sebuah mazhab baru yaitu FASISME. Jerman harus menundukkan orang lain. Bangsa Jerman di atas segalanya. Kebalikan dari itu, sumber kerusakan zionisme dan komunisme mesti dituntaskan dari Eropa dan dunia.

Fasisme dikembangkan oleh Franco, Hitler dan Musolini. Mereka berusaha mengeluarkan negeri mereka dari ketergantungan ekonomi terhadap Inggris, Perancis dan AS. Hutang mereka tekan, dan menggantinya dengan income dalam negeri. Ini diikuti oleh Jepang, Itali dan Spanyol.

Fasis merupakan tandingan baru. Dan dari madzhab ini bangsa Jerman juga para tetangganya mengetahui beberapa konspirasi Yahudi yang bermain dibelakang komunis dan revolusi yang mengorbankan banyak nyawa anak manusia. Mereka kemudian berobsesi untuk menggulung AS, Inggris dan Perancis. Menghancurkan hegemoni Stalin dan komunisme di Eropa.

Maka bekerjalah Jepang, Itali dan Jerman dengan rencana ini. Sebagai permulaan, Nazi Jerman dibawah Hitler berobsesi juga untuk membersihkan Inggris dan AS dari mavia ekonomi Yahudi juga orang-orang Yahudi dari manapun. Ketika itu Hitler masih dipenjara, tahun 1934.

Adapun siasat politik Hitler berbeda dengan Stalin yang menjadikan Inggris menjadi musuh.

Hitler perlu patner kuat. Tak lain adalah kerajaan-kerajaan di Inggris. Namun pendekatan ini tak semudah yang Hitler kira. Meskipun Hitler menggunakan jurus memanas-manasi, bahwa Revolusi Rusia 1917 mengorbankan ribuan orang kristen yang dibantai.

Hitler, adalah seorang orator ulung yang pandai memprovokasi. Maka provokasi “Habisi Komunis dan Zionis” terus didengungkannya. Ia mengalami dan mengetahui kejinya konspirasi mereka. Karena itu ia menyerukan pembebasan ekonomi dari konspirasi mereka yang menggunakan alat “The Bank of International Settlemens” di Swiss. Hegemoni Roth Schild.

Hitler satu madhzab dengan Musolini juga dengan Franco, hanya saja yang terakhir mempunyai obsesi sendiri tentang Spanyol, tidak bergabung dengan Jerman dan Itali. Meski Hitler menggabungkannya dalam Fasis-nya.

Adapun Hitler yang telah mengambil hati orang Jerman, dibenturkan oleh “The Illuminati” dengan gereja, baik Katholik maupun Protestan yang menganggap Fasis sama dengan Komunis.

Jadilah TIGA kekuatan dibenturkan. (Kaum gereja, komunis dan fasis)

Sementara itu otoritas kekuatan Rusia, diam-diam menyokong persenjataan Jerman. Sedang Itali, di bawah Musolini telah menggerakkan kapal selam-kapal selamnya.

Franco yang memisahkan diri, mengurusi kerancuan negaranya pasca perang saudara sejak 1936.

Inggris sudah merasa beberapa kekuatan sedang mengincarnya. Ia perlu dukungan “moyang“nya, The Illuminati.

Waktu itulah tersebar dipenjuru Eropa “calo-calo setan” yang memperkeruh keadaan. Dengan uang suap, perempuan, pembunuhan, pencurian, menghalalkan segala cara untuk membuat keadaan yang sedang panas tambah berapi dan terbakar.

Propaganda Hitler ini disambut. Benturan dan konflik senjata dengan orang Yahudi dan Komunis terjadi, di Jerman. Hal ini kemudian di besar-besarkan menjadi sebuah MITOS. Hitler mengubur jutaan orang Yahudi. Bangsa yahudi perlu dikasihani. Diberi tanah untuk berlindung mereka. Supaya terlepas dari kekejaman diktator seperti Hitler.

Jiwa revolusioner Hitler digunakan untuk membenturkan kondisi politik antara komunis dan gereja di Jerman dan Inggris serta Itali.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: