Sejarah Zionisme (3)

REVOLUSI AMERIKA

Dari beberapa negara Eropa yang mereka kuasai, ekonomi Inggrislah yang paling parah. Mereka benar-benar menjelma menjadi kekuatan ekonomi tak terlawan di Inggris, pasar ekonomi terbesar di Eropa saat itu. Rakyat Inggris pun bias merasakan kelicikan konspirasi mereka. Ketika itu Amerika masih berada di bawah penjajahan kerajaan Inggris.

Rencana mereka selanjutnya adalah menghancurkan dan memecah-mecah United Kingdom Inggris, kerajaan-kerajaan yang berada di Inggris beserta koloninya mesti dipecah-pecahkan. Dengan demikian perputaran uang yang dibutuhkan untuk biaya perang akan menyebabkan mereka mengeruk keuntungan yang besar dari pertikaian tersebut.

Hutang Inggris membengkak menjadi 16 juta Pound tahun 1698, dan membengkak hebat pada tahun 1815 menjadi 885 pound.

Tahun 1775 kerajaan Inggris gonjang-ganjing, terutama Luxenton dan Concord.

Tahun 1776 Konggres Amerika di Philadelphia menunjuk George Washington sebagai pemimpin angkatan udara dan laut Amerika kemudian memberanikan untuk memproklamirkan pelepasan dan kemerdekaan dari Kerajaan Inggris.

Selama peperangan dan revolusi yang terjadi ditubuh kerajaan-keraan Inggris, perputaran uang kerajaan “Roth Schild” membuahkan keuntungan yang berlipat-lipat.

Tahun 1781 Inggris pun menyerah tanpa syarat.

Tahun 1783 Amerika telah benar-benar merdeka, dalam sebuah perjanjian damai di Paris.

Dan rakyat Inggrislah yang paling dirugikan. Karena mereka semakin banyak hutang. Sehingga setir ekonomi negara benar-benar mutlak ditangan Bangsa Yahudi.

Saat itu, mulailah sejarah Amerika yang terlahir, menjadi wajah baru di akhir abad 18.

Hegemoni ekonomi ini selalu memakan tumbal. Dan tumbalnya berupa peperangan. Amerika pun tak lepas dari rekayasa dan konspirasi perang saudara. Ketika Inggris beserta Perancis kembali dipanasi semangat koloninya untuk kembali memegang Amerika Utara. Kerajaan Inggris menyanggupinya. Amerika Utara dijadikan jalan sebagai kendali hegemoni keuangan Amerika.

Kendali keuangan Amerika Serikat (mantan koloni Inggris) diwujudkan melalui kebijakan keuangan sendiri.

Natsan Roth Schild pada tahun 1815 menjadikan emas untuk menutup uang kertas yang beredar di Eropa. Ia sangat kesulitan mereka merampas hegemoni ekonomi atas Amerika Serikat dikarenakan tutup uangnya menggunakan perak. Saat itu Inggris memiliki cadangan emas cukup banyak sedang Amerika Serikat memiliki cadangan perak yang melimpah.

Bank Dunia “Roth Schild” di Jeneva merasa perlu turun tangan langsung untuk memberdayakan ekomoni Amerika demi menguasai ekonomi dunia selanjutnya.

Tahun 1899 Wakil-wakil Roth Schild di seluruh dunia mengadakan konferensi di Inggris untuk merumuskan monopoli ekonomi dunia. Menghasilkan perlunya siasat “PENIMBUNAN“.

Pada akhirnya kebijakan ekonomi Amerika Serikat pun mereka pegang. Dari sejak menyusupkan orang di pemerintahan, hingga menteri keuangan sampai pada mengatur undang-undang keuangan. Kemudian menjadikan uang dollar sebagai simbol hegemoni dunia. Lengkap dengan filosofi perjuangan bangsa Yahudi. Saat itu orang-orang Yahudi yang berhijrah ke Amerika sudah mulai berani menampakkan hidungnya.

Tepatnya tahun 1882, orang-orang Yahudi yang bersembunyi di Eropa Timur mulai menyebar ke seluruh dunia dan banyak diantara mereka yang menetap di Amerika. Sebagian mendirikan kelompok Pecinta Yahudi di Rusia.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: