Sejarah Zionisme (2)

REVOLUSI PERANCIS (1789 M)

Inggris bukan tujuan akhir mereka. Hanya sebagai permulaan dan percobaan saja. Setelah berhasil dengan gemilang melaksanakan konspirasi atas Inggris mereka hendak menyerbu Perancis, negara Eropa yang pertama menyusahkan mereka bekerja sama dengan Inggris saat-saat pengusiran Yahudi.

Saat itu mulai dikembangkan wacana bahwa bangsa Yahudi adalah bangsa terpilih. Sedang orang selain Yahudi adalah budak yang tak layak memimpin dunia. Mereka memulainya dengan hegemoni ekonomi. Ini terlihat dari jalannya perekonomian Inggris. Terutama pasca revolusi.

Langkah pertama mereka, melalui rekrutmen anggota freemasonry. Perekrutan ini tidak tanggung-tanggung melibatkan para tokoh masyarakat dan pemuka kerajaan. Menggunakan senjata “perempuan” dan uang serta dukungan terhadap jabatan; seperti biasanya

Kedua: Dengan menerobos ruang-ruang diplomasi.

Ketiga: Perang terhadap ekonomi kerajaan

Keempat: Memperalat generasi muda. Bagi mereka, akan lebih mudah jika menggunakan pemuda sebagai pelaku revolusi. Terutama pemuda yang akhlaknya berhasil dilucuti dari hati nurani dan perilaku kehidupan mereka.

Kelima: Menimbulkan konflik dan isu revolusi kaum tertindas. Melawan dan mendongkrak borjuisme. Tentunya para buruh dan orang-orang miskin mereja jadikan kendaraan dan mereka peralat demi kepuasan dan kepentingan mereka.

Setelah itu mereka mendongkrak Perancis. Dengan cara yang lebih keras, lebih konspiratif dan dengan sensasi yang dahsyat.

Bauer Roth Schild pada tahun 1773 masih berusia 33 tahun. Milyader yunior keluarga “Roth Schild” Embrator Keuangan Yahudi di Jerman ini mengumpulkan 12 orang pengusaha Yahudi kaya di Eropa. Mereka berkumpul untuk mengevaluasi kelambatan jalannya Revolusi Inggris yang memakan usia mereka selama dua dasa warsa.

Perancis sebagai sasaran berikutnya. revolusi ini dimaksudkan sebagai jalan mengakarnya Freemasonry di jantung Eropa. Dan di kota Ingoldstadt, Bavaria (Jerman), Pusat pengendali Freemasonry mereka merencanakannya dengan matang.

William Gey, seorang Perwira Tinggi Jerman, menceritakan bagaimana mereka merangkul, merekrut dan memasukkan beberapa tokoh penting, terpandang, kaya dan berpengaruh kedalam barisan mereka. Tanpa mereka sadari, sampai mereka terjebak dalam permainan Iblis. Mavia freemasonry.

Sebut saja misalnya, Mirabo, seorang bangsawan yang mempunyai kaitan erat dengan Douq. Yang direncanakan sebagai tunggangan untuk menggolkan Revolusi Perancis.

Mirabo seorang pemuda pemabuk dan tak berbudi baik. Kesempatan ini digunakan oleh “The Illuminati“. Sehingga Mirabo terjebak hutang yang banyak. Mirabo juga terjebak dengan seorang perempuan Yahudi cantik, sehingga hati Mirabo telah benar-benar takluk.

Berikutnya Mirabo dimasukkan ke dalam “The Illuminati“. Tentunya dengan beberapa syarat yang berat dan ketat disertai ancaman bunuh jika terjadi pengkhianatan. Mirabo pun tak mampu mengelak karena ia terlilit berbagai masalah dan hutang.

Tugas Mirabo selanjutnya, membujuk Douq Dur Layyan untuk menjadi pemimpin Revolusi Perancis. Tentu saja mereka berdua tidak diberitahu rencana “The Illmuninati” untuk menjagal raja serta beberapa pembesar kerajaan. Mereka hanya tahu revolusi ini sebagai cara untuk membersihkan politik dan agama dari khurafat dan ototiter penindasan.

Setelah terjadi revolusi tahun 1789 M. Misi utama mereka mulai dilanjutkan yaitu untuk memperkuat jaringan freemasonry.

Lewat Philip Douq Durlayyan Freemasonry Perancis masuk salah satu bagian Freemasonsy Timur Besar yang dikendalikan oleh Prof. Adam Weishaupt. Tahun itu (1789) tak kurang dari 2000 distric di Perancis berhasil dijaring. Beranggota sekitar 100.000 orang.

Seperti biasanya goncangan ekonomi merupakan pintu untuk menggoyang Perancis. Tahun 1780 saja hutang negara sudah membengkak 800.000 Lira (sekarang Frank). Dan embrator keuangan Yahudi “Roth Schild” mengulurkan tangan kehancuran.

Setelah Revolusi Perancis benar-benar “meletus”, maka sasaran berikutnya adalah mengendalikan hegemoni atas kerajaan. Perancis benar-benar dipegang. Segala kebijakan mesti harus mereka kuasai dan kendalikan.

Namun “kerahasiaan” ini tak selamanya benar-benar bisa dipendam dan diredam. Sebut saja penulis biografi Napoleon asal Inggris menyebutkan, bahwa tokoh kunci dan pemain utama dalam revolusi Perancis adalah wajah-wajah asing.

Dan boneka revolusi ini benar-benar mengeksekusi orang-orang penting Perancis. Tahun 1782, di penjara Paris saja tak kurang dari 8000 orang tahanan “dibantai”.

NAPOLEON BONAPARTE

Sosok ini pada tahun 1804 benar-benar telah menjadi seorang Kaisar besar setelah berhasil menusuk jantung-jantung Eropa dan berkuasa di sana.

Beriringan dengan itu, hegemoni keuangan keluarga “Roth Schild” telah benar-benar menguasai ekonomi Perancis, Jerman, Belanda dan Inggris.

Jika kemudian Napoleon menunjuk saudaranya, Jozef sebagai raja di Napoli, Louis menjadi raja Belanda serta Gerum raja Westfalia. Maka Natsan Roth Schild menunjuk empat saudaranya menjadi “raja” keuangan di Eropa. Ketika itu mereka memilih Swiss sebagai tempat “persembunyian” baru mereka. Dengan Jeneva sebagai pusat kendali baru.

Dan Napoleon menjadi boneka baru bagi “Roth Schild”. Salah satu bukti keterkaitan ini, pada tahun 1798, Napoleon mengajak bangsa Yahudi untuk “kembali” ke Palestina, mengambil hak mereka.

Namun, Napoleon hanya sebuah boneka. Sejarah menyebutkan bahwa tahun 1814 ia benar-benar menyerah. Mahkota kerajaan terlepas darinya. Konspirasi Roth Schild menyedotnya dalam kekalahan melawan Jerman. Mereka bertujuan mengeruk keuntungan sebesar-besarnya, meskipun seorang Napoleon harus dikorbankan.

Di samping faktor Jerman yang mulai bangkit melalui momentum persatuan menjadi federasi yang kuat. Terlebih setelah penguasa Jerman saat itu meminta bantuan kepada Khilafah Ustmaniyah. Maka 200 pakar strategi dikirim khalifah dari Bosnia. Dan Goethe seorang menteri kerajaan saat itu menjadi jembatan yang punya hubungan sangat dekat dengan orang-orang Turki Usmani.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: