Sejarah Zionisme (1)

ZIONISME

Bangsa Yahudi adalah bangsa yang sering menjadi musuh bagi siapa saja. Sepanjang sejarah, mereka pun menjadi bangsa “yang terusir”, semenjak mereka enggan memasuki Palestina beberapa abad silam sebelum masehi. Padahal dua orang terbaik mereka mendukung perintah wahyu yang di bawa Nabi Musa as. Namun mereka bersikeras menolak untuk memasuki Palestina. (QS.5: 20-26) Padalah jika mereka lakukan itu, mungkin akan ada cerita lain yang lebih sejuk.

Adapun saat ini, mengapa terkesan seolah bangsa Yahudi “menguasai” dunia. Tulisan berikut tidak dimaksudkan untuk membesar-besarkan mitos ini. Namun bisa kita jadikan titik tolak untuk memahami musuh yang selalu membenci umat Islam. Sehingga kita pun bisa mengatur strategi melawan konspirasi mereka. Ketika kita merasa sedang “kalah”, kita tidak pesimis tanpa tahu mengapa kita bersikap demikian. Ketika kita ingin bangkit dari ketertindasan, kita pun optimis. Namun optimisme dengan kesadaran mengapa kita perlu optimis

Konspirasi Yahudi, secara umum tak bisa dilepaskan dari mazhab dan ideologi NURANIYYIN (The Illuminati) yang berarti “pembawa cahaya”, “mencerahkan dunia”, yang dibesarkan dan dipopulerkan oleh Prof. Adam Weishaupt. Seorang guru besar teologi di Universitas Ingoldstat, Bavaria.

Mereka merekrut tokoh-tokoh terkemuka dunia untuk merealisasikan mazhab mereka; Syetan Menguasai Dunia. Sebuah slogan yang diusung aliran ini. Mazhab ”pencerahan” ini menafikan segala bentuk aturan:

1. Aturan kebangsaan

2. Aturan hukum waris

3. Aturan Kepemilikan pribadi

4. Aturan ikatan suci keluarga

5. Sebagai pengantar untuk membumihanguskan agama dari kehidupan manusia. Karena manusia bebas dengan akalnya, maka tak perlu lagi diberi aturan.

Kemudian dikembangkan bahwa tak ada yang layak memimpin dunia kecuali mereka. Sebuah paham rasisme fanatik. Dab permulaan konspirasi ini muncul dan dikendalikan secara sentral dari Frankfurt (Jerman)

Sebelum kita melihat konspirasi mereka, ada baiknya kita mengetahui bahwa bangsa Yahudi menjadi bangsa terusir dari berbagai negara di Eropa. Karena mereka sering menjadi sumber masalah, selalu menerjang aturan yang dibuat dan berlaku.

Tahun 1253 Yahudi terusir dari Perancis karena mereka selalu menyalahi aturan kerajaan, kemudian mereka mengungsi ke Inggris. Lalu diikuti negara lain, tahun 1306 Prancis mengadakan pembersihan lagi dari Yahudi bekerja sama dengan pemerintah Inggris, Siksonia tahun 1348. Kemudian diikuti Hongaria tahun 1360, Belgia tahun 1370, Slovenia tahun 1380, Austria tahun 1420. dan akhirnya dari Spanyol tahun 1492.

Juga pada tahun 1495 M mereka diusir dari Lituania, tahun 1498 dari Portugal, tahun 1540 dari Italia kemudian tahun 1551 M dari Bavaria.

REVOLUSI INGGRIS (1640-1660 M)

Raja Edward I Raja Inggris Pertama dianggap oleh bangsa Yahudi melakukan kesalahan terbesar mengusir dan menyengsarakan bangsa Yahudi. Sehingga mereka pun terlunta-lunta mencari pengungsian. Kemudian para pemodal dan pengusaha kaya Yahudi yang belum ketahuan identitasnya berkumpul (Mereka tersebar di Perancis, Belanda dan Jerman). Ingin menjadikan Inggris sasaran konspirasi pertama mereka. Sebagai jalan untuk memudahkan eksistensi Bangsa Yahudi berikutnya. Saat itu bangsa Yahudi tersebar dan hidup terasing dari penduduk pribumi di negara-negara yang menjadi pengungsian mereka.

Langkah pertama mereka adalah dengan menimbulkan kekacauan yang timbul dari permusuhan intern antara orang-orang Inggris. Kelompok aristokrat dan kapitalis dengan para buruh. Kemudian membuat jarak antara kerajaan dan gereja.

Setelah itu mereka mengelompokkan orang Inggris menjadi Protestant dan Katolik. Protestant pun terbagi menjadi : Fundamentalis dan Liberal.

Ketika konflik ini muncul ke permukaan para spionase the illuminati rapat di Belanda guna mendukung oposisi Inggris, Oliver Cromuell. Inilah cikal bakal konspirasi munculnya Revolusi Inggris (1640-1660 M). Mereka benar-benar ingin meledakkan dendam mereka terhadap Inggris. Sebagai jalan menguasai dunia.

Tahun 1649 Cromuell menyerbu Irlandia (Bergejolaknya konflik Inggris Irlandia tidaklah bisa dipisahkan dari sejarah revolusi Inggris)

Tahun 1651 Salah seorang perwira Inggris ingin mendongkel Cromuell, namun gagal. Sebagai balasannya ia di hukum mati.

Tahun 1652 Inggris di adu dengan Belanda sehingga terjadi peperangan.

Tahun 1654 Inggris memperluas peperangan dengan sens kolonialismenya

Tahun 1657Cromuell mati dan diganti anaknya. Yang juga tak jauh berbeda dengan bapaknya.

Serta banyak peristiwa yang kemudian menjadi pembuka bagi Revolusi Perancis tahun 1789 M.

Jika kita mengikuti berbagai peristiwa tersebut dari sejak terbunuhnya Charles I (raja Inggris waktu itu) tahun 1649 sampai terbentuknya Bank Inggris tahun 1694, hutang negara membengkak. Sehingga stabilitas negara kacau. Perekonomian morat-marit.

Dalam kurun waktu yang tak lama para pemodal Yahudi yang tersebar di Belanda, Perancis dan Jerman plus para pelaku di Inggris berhasil mengeruk keuntungan dan menguasai perekonomian Inggris dengan angka yang fantastis waktu itu. 1 juta 250 ribu Poudsterling. Sebuah jumlah yang besar saat itu.

Namun keberadaan mereka tetap belum diketahui oleh penduduk pribumi. Sebuah konspirasi rahasia!

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: